Merpati Balap AS yang Tempuh 13.000 KM Lintasi Pasifik ke Australia, Batal Dibunuh

Rabu, 20 Januari 2021 10:16
Merpati Balap AS yang Tempuh 13.000 KM Lintasi Pasifik ke Australia, Batal Dibunuh

Sooperboy.com - Seekor merpati balap yang selamat dari perjalanan sejauh 8.000 mil (13.000 km) melintasi Samudra Pasifik dari Amerika Serikat ke Australia, harus dibunuh karena khawatir ia mungkin membawa penyakit.

Menurut Sky News, Rabu 20 Januari 2021, burung pelancong yang kelelahan itu tiba di sebuah rumah di Melbourne milik Kevin Celli-Bird saat hari peringatan Boxing Day.

Celli-Bird berkata: "Saya punya air mancur di halaman belakang dan ada air mancur untuk diminum. Burung itu sangat kurus saat tiba jadi saya memberikan kepingan biskuit kering dan meninggalkannya di sana untuknya."

“Jelas dia milik seseorang,” tambahnya.

Celli-Bird menemukan merpati itu, yang dia beri nama Joe seperti nama presiden terpilih AS, Joe Biden, telah menghilang dari perlombaan di negara bagian Oregon, Amerika Serikat, pada tanggal 29 Oktober dan kemudian gagal menemui pemiliknya di Alabama.

Tetapi jika Anda bertanya-tanya bagaimana dia bisa terbang sepanjang perjalanan, para ahli menduga Joe merupakan penumpang gelap kapal kargo.

Prestasi Joe membuat media lokal bingung dan ceritanya menarik perhatian Badan Karantina dan Inspeksi Australia yang terkenal ketat.

Mereka menghubungi Celli untuk memintanya menangkap burung itu.

"Mereka bilang kalau itu dari Amerika, maka mereka khawatir dengan penyakit yang dibawa burung itu," kata Celli-Bird.

"Mereka ingin tahu apakah saya bisa membantu mereka. Saya berkata, 'sejujurnya, saya tidak bisa menangkapnya. Saya bisa mendekatainya paling dekat 500 milimeter darinya sebelum kemudian dia bergerak'," katanya.

Dinas karantina, yang tidak segera menanggapi permintaan komentar, sedang mempertimbangkan untuk mempekerjakan penangkap burung profesional.

Penegakan hukum secara ketat oelh Australia terhadap Undang-undang Karantina menjadi berita utama pada tahun 2015, ketika Johnny Depp dan mantan istrinya Amber Heard diberi tahu bahwa anjing mereka, Pistol dan Boo, yang telah mereka selundupkan masuk Australia secara ilegal, harus disuntik mati.

Anjing-anjing itu belakangan berhasil keluar dari Australia dengan selamat dengan menaiki jet sewaan.

Celli-Bird menjelaskan  dia tidak bisa lagi menangkap merpati dengan tangan kosong karena kekuatan burung itu sudah pulih.

Burung itu menghabiskan setiap hari di halaman belakang rumahnya, kadang-kadang duduk berdampingan dengan burung merpati lokal di atas genting. Celli-Bird telah memberinya makanan merpati sejak ia tiba.

"Saya pikir dia baru saja memutuskan menetap karena saya telah memberinya makanan dan dia punya tempat untuk minum, ini rumah barunya," katanya.

Sekretaris Asosiasi Merpati Nasional Australia Brad Turner mengatakan dia telah mendengar kasus merpati balap China yang mencapai pantai barat Australia dengan kapal kargo, perjalanan yang jauh lebih singkat.

Menurut pigeonmedia.com, penerbangan jarak jauh terjauh yang dicatat oleh merpati adalah yang dimulai di Arras di Prancis dan berakhir di Saigon, Vietnam, pada tahun 1931. Jaraknya mencapai 7.200 mil (11.600 km) dan memakan waktu 24 hari.

Namun, kabar terbaru yang dilansir BBC baru-baru ini, mengabarkan Australia membatalkan keputusannya untuk menyuntik mati Joe, burung merpati balap yang diduga datang dari Amerika Serikat.

Pasalnya, otoritas setempat menduga Joe adalah burung merpati lokal, dan bukan burung merpati yang datang dari AS.

Gelang kaki yang menjadi penyebab awal Joe dianggap dari AS dinilai palsu. Maka karena menganggap Joe burung merpati setempat, dia dianggap tak lagi membahayakan sebagai pembawa penyakit atau virus. Sehingga Joe tidak akan disuntik mati.

"Setelah melalui penyelidikan, Kementerian mengambil kesimpulan bahwa Joe  sangat mungkin dari Australia dan tidak menimbulkan risiko bahaya apa pun," kata Kementerian Pertanian, Air, dan Lingkungan Australia dalam pernyataan terbaru.

"Kementerian yakin gelang kaki burung itu adalah tiruan dari yang asli," ujarnya. Mereka juga menambahkan, tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil untuk Joe. Artinya, Joe selamat dari hukuman mati. (eha)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Australia Batal Bunuh Joe, Merpati yang Sempat Diduga Terbang dari AS", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2021/01/18/072606970/australia-batal-bunuh-joe-merpati-yang-sempat-diduga-terbang-dari-as?page=all.
Penulis : Aditya Jaya Iswara
Editor : Aditya Jaya Iswara

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L(eha)


Baca juga:

Burung Merpati Ini Ditangkap karena Dianggap Mata-mata

Pendaki Temukan Pesan yang Dijatuhkan Burung Merpati Pos 110 Tahun Lalu

Burung Merpati Balap Belgia Terjual Rp 26,9 Miliar dalam Lelang yang Sengit