Arkeolog Pecahkan Misteri Piramida Agung Giza

Jumat, 6 Oktober 2017 09:05
Arkeolog Pecahkan Misteri Piramida Agung Giza

Sooperboy.com - Para arkeolog memercayai bahwa orang-orang Mesir kuno membangun Piramid Besar di Giza dengan mengangkut 170.000 ton batu kapur.

Namun, seperti dikutip dari NY Post, Jumat, 6 Oktober 2017, belum ada kepastian mengenai bagaimana batu-batu tersebut dikirimkan ke Giza.

Sebelumnya, telah lama diketahui bahwa batu tersebut diekstraksi di Tura yang berjarak delapan mil jauhnya.

Sedangkan batu granit yang digunakan dalam struktur monumental, digali di Aswan yang berjarak sejauh 533 mil.

Para arkeolog kemudian mendapat titik terang bagaimana batu-batu tersebut dikirimkan ke Giza melalui gulungan papirus kuno, perahu upacara, dan jaringan saluran air.

Bukti baru menunjukkan bahwa ribuan budak mengangkut 170.000 ton batu kapur di sepanjang Sungai Nil dengan perahu kayu yang dibangun dengan papan dan tali.

Balok-balok seberat 2,5 ton itu diangkut melalui sistem kanal yang dirancang khusus sebelum sampai di pelabuhan pedalaman yang dibangun hanya beberapa meter dari dasar Piramida Agung Giza.

Gulungan papirus tersebut merupakan kunci satu-satunya yang merupakan catatan langsung tentang bagaimana piramida itu dibangun dan ditulis oleh seorang pengawas bernama Merer.

Pengawas tersebut menjelaskan secara rinci bagaimana batu kapur tersebut dipindahkan dari tambang Tura ke Giza dengan menggunakan saluran air.

Arkeolog Mark Lehner juga menemukan bukti adanya jalur air di bawah dataran tinggi piramid itu berada.

"Kami telah menemukan kanal tengah, yang menurut kami merupakan area pengiriman utama ke kaki Dataran Tinggi Giza," ujar lenher.

Giza, lokasi piramida yang dibangun pada tahun 2600 SM untuk Firaun Khufu itu kini telah menjadi bagian dari Kairo modern. (eha)

Baca juga:

Menelisik Peninggalan Piramida Bersejarah di Gunung Padang

Mesir Kelabakan, Piramida Dibuat Syuting Film Porno

Arkeolog Temukan Pria yang Lidahnya Ditukar Batu

Arkeolog Amerika Temukan Jasad Firaun

Penis Mumi Raja Tutankhanum Ditemukan dalam Kondisi 'Berdiri'