Anak 9 Tahun Temukan Fosil Berumur Jutaan Tahun

Jumat, 21 Juli 2017 16:03
Anak 9 Tahun Temukan Fosil Berumur Jutaan Tahun

Sooperboy.com - Jude Sparks baru berumur sembilan tahun saat dia menemukan fosil yang luar biasa berharga dan berumur jutaan tahun.

Menurut The New York Times, Jumat 21 Juli 2017, ceritanya dimulai ketika dia tengah berjalan-jalan di Las Cruces, New Mexico, pada bulan November lalu. Saat itu Jude tengah berlari untuk bersembunyi dari kejaran adik laki-lakinya.

Ketika itulah dia tersandung dan jatuh. Dia kemudian melihat benda yang menyandungnya adalah sesuatu yang menurutnya tampak seperti "fosil kayu."

"Itu merupakan bentuk yang aneh," kata Jude yang sekarang berumur 10 tahun. "Saya hanya tahu itu bukan sesuatu seperti yang biasa kita temukan."

Onggokan itu seperti sebuah rahang besar.

Adik laki-laki Jude, Hunter, semula mengira itu tengkorak kepala sapi.

Orang tuanya, Michelle dan Kyle Sparks, mengira onggokan itu mirip sisa-sisa gajah. Maka mereka pun kemudian memfoto obyek itu untuk diselidiki lebih lanjut.

"Ketika kami pulang ke rumah, kami mulai mencoba melakukan riset," kata Sparks. "Ternyata tulang itu tidak cocok dengan gajah yang sempurna. Jadi kami bilang OK, ini mungkin hal lain."

Mereka kemudian mengirim email ke seorang profesor biologi di New Mexico State Univeristy, Dr Peter Houde.

Peter langsung mengenali temuan bocah itu.  Itu adalah sisa-sisa Stegomastodon, binatang purba yang sudah punah. Dan, Jude tanpa sengaja tersandung oleh sisa hewan purba itu.

Dr Houde mengatakan dia kerap mendapat telepon dan email yang melaporkan adanya temuan potensial dari waktu ke waktu. Tapi, kali ini berbeda.

"Temuan ini benar-benar sangat tidak biasa," katanya.  Ia menjelaskan sisa-sisa prasejarah sangat rapuh. Sehingga biasanya akan hancur sesaat setelah erosi.

Jude Spark beruntung. Dia mengunjungi situs itu setelah hujan lebat. Dan dia tersandung fosil yang berusia jutaan tahun lalu.

Dr Houde dan keluarga Sparks kemudian mengunjungi tempat temuan Jude Sparks itu.

Mereka kemudian menguburkan kembali fosil itu dengan tanah.

Baru, setelah berbulan-bulan membentuk tim, mendapatkan donasi dan memperoleh izin penggalian, tengkorak binatang purba itu akhirnya digali bulan Mei lalu.

Dr Houde memperkirakan, Stegomastodon setidaknya hidup 1,2 juta tahun lalu.

Stegosmatodon adalah mahluk menyerupai gajah, yang keberadaannya relatif baru. Ia berjalan di bumi dalam beberapa juta tahun terakhir. Bahkan, mungkin menjadi obyek buruan oleh nenek moyang manusia.

Dr Houde berharap dapat menempatkan fosil Stegomastodon itu  di universitas. "Kami sangat terpencil, dan orang-orang di sini tidak banyak mendapat kesempatan untuk melihat hal-hal seperti ini...," katanya.

Dia menambahkan bahwa sangat "fantastis" seseorang yang begitu muda telah menemukan hal yang langka.

"Kami benar-benar bersyukur mereka menghubungi kami, karena jika mereka tidak melakukan itu, jika mereka mencoba melakukannya sendiri, itu bisa saja menghancurkan spesimen itu," katanya.

Karena temuan itu, barangkali Jude Sparks juga akan dikenang sebagai penemu fosil termuda yang pernah ada... (eha)

Baca juga:

Polisi Temukan Rumah Penuh Ular Berbisa dan Kolam Penuh Buaya

Tes Mata: Temukan 12 Tentara yang Bersembunyi di Hutan Brunei Ini

Seorang Pendeta Temukan Berlian Raksasa 706 Karat di Sierra Lione

Perbaiki Piano Antik, Temukan Koin Emas Tahun 1847-1915

Berkat Facebook, Ayah dan Putrinya Bertemu Setelah 51 Tahun Berpisah