13 Truk Berjajar di Bawah Jembatan untuk Selamatkan Pria yang Ingin Bunuh Diri

Rabu, 25 April 2018 11:22
13 Truk Berjajar di Bawah Jembatan untuk Selamatkan Pria yang Ingin Bunuh Diri

Sooperboy.com - Ini barangkali bukan cara yang biasa dilakukan untuk mencegah seorang pria bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan layang di atas jalan tol.

Alih-alih panik, polisi malah membuat barikade truk berbak tertutup ukuran besar untuk memperpendek jarak jatuh pria putus asa itu jika dia tetap nekat melompat dari atas jembatan.

Alhasil, menurut National Public Radio, Rabu 25 April 2018,  pria putus asa asal Amerika itu membatalkan niat bunuh dirinya. Ia berhasil diselamatkan.

Kejadian itu terjadi pada hari Selasa kemarin.

Polisi Negara Bagian Michigan dan pejabat setempat awalnya dikejutkan dengan informasi adanya seorang pria yang ingin melompat dari atas jembatan layang di atas jalan tol.

Alih-alih panik, polisi kemudian mengumpulkan dan mengerahkan 13 pengemudi truk besar berbak tertutup untuk membentuk garis pengaman di bawah jembatan di atas jalan tol Detroit-Interstate 696.

Tujuannya, untuk secara signifikan memperpendek jarak jatuh orang yang tidak disebutkan namanya itu jika dia tetap melompat dalam upaya bunuh diri.

Menurut juru bicara Polisi Negara Bagian Michigan, Letnan Mike Shaw, pria putus asa itu pertama kali dilaporkan berdiri di tepi jembatan di atas lalu lintas yang padat sebelum jam 1 pagi.

Begitu tahu, polisi lalu menutup lalu lintas di enam jalur yang menuju ke dua arah di bawah jembatan itu.

"Ini adalah langkah pertama dalam situasi genting saat seseorang tengah mencoba melompat untuk bunuh diri," kata Shaw.

Ia menjelaskan kondisi jalan yang sepi membantu menenangkan orang-orang yang ingin bunuh diri,  dan menghilangkan kemungkinan orang yang tengah tidak stabil jiwanya untuk melompat.

Selanjutnya, poliai mulai mengirim 13 pengemudi truk dengan bak tertutup pada kedua sisi jalan itu. Mereka diminta parkir berjajar di bawah jembatan layang tempat orang putus asa itu berada.

Menurut Shaw, itu adalah langkah standar pengamanan yang dibuat.

"Ini menyediakan jaring pengaman bagi pria itu jika dia memutuskan untuk tetap melompat," kata Shaw.

"Dengan truk berjejer di bawah pria itu, pria putus asa itu hanya jatuh sekitar 1,5 meter, dibandingkan jika tidak ada truk yakni 5 meter," kata Shaw.

Baru setelah belasan truk besar itu terparkir di bawah jembatan sebagai jaring pengaman, polisi mengirim tim negoisasi untuk mendekati pria putus asa itu.

Setelah melihat kemungkinan bunuh dirinya menipis,  pria yang putus asa itu akhirnya dengan sukarela membatalkan niatnya.

Menurut Shaw, pria itu juga setuju menerima bantuan profesional berupa konseling kejiwaan.

"Dia ingin mengakhiri hidupnya sendiri tetapi kami dapat berbicara dengannya dan mencari tahu apa pemicu spesifiknya dan membantu dia memperbaikinya," kata Shaw.

Secara keseluruhan, insiden itu berlangsung sekitar tiga jam.

Otoritas kepolisian negara bagian Michigan kemudian mengunggah foto "barisan truk sebagai jaring pengaman" itu ke Twitter. Foto itu pun menjadi viral.

Polisi juga menggunakan insiden itu sebagai kesempatan untuk mengingatkan masyarakat akan bantuan yang tersedia 24 jam bagi siapa pun yang berpikir tentang bunuh diri.

"Dalam foto itu seorang pria tengah berjuang dengan rasa putus asa dan berniat bunuh diri. Tolong ingat, bantuan profesional tersedia melalui National Suicide Prevention Lifeline di 1-800-273-8255," tulis polisi.

Jika kejadian serupa terjadi di Indonesia, apa yang dilakukan polisi Michigan ini agaknya perlu ditiru. (eha)

Baca juga:

Obat Anti-Merokok Champix Mendorong Pria Ini Bunuh Diri

Pria Ini Sudah Cegah 40 Orang Bunuh Diri dari Jembatan Yangtze

Mahasiswa Ini Jadi Pahlawan Setelah Gagalkan Aksi Bunuh Diri

Pria Pekerja di Sektor Maskulin Berisiko Tinggi Lakukan Bunuh Diri

Pria Rekam Dirinya Sekarat Usai Membiarkan Ular Black Mamba Mematuknya