Jim Geovedi, Hacker Asal Lampung Peretas Satelit

Sabtu, 21 November 2015 19:06
  Jim Geovedi, Hacker Asal Lampung Peretas Satelit

SOOPERBOY -  Kisah atau film tentang hacker memang selalu menarik dan seru untuk diikuti dan membuat terkagum-kagum. Dengan keahliannya, seorang hacker dapat dengan leluasa masuk ke berbagai sistem data yang telah terproteksi sangat kuat sekalipun. Bahkan, seorang hacker dengan mudahnya memindahkan isi seluruh rekening tabungan Anda menjadi 0 rupiah.

Sebagai negara yang kian berkembang, Indonesia juga memiliki beberapa hacker yang terkenal. Salah satunya adalah Jim Geovedi. Pria kelahiran Bandar Lampung 28 Juni 1979 ini dikenal sebagai hacker Indonesia yang diakui dunia. Ia kerap menjadi pembicara di pertemuan hacker internasional.

Sebagai orang yang memiliki keahlian peretasan, dengan mudahnya Jim masuk ke pusat data dan merekam percakapan, serta mengintip aktifitas Anda di dunia maya. Sudah pasti mudah baginya, mencuri data-data penting seperti laporan keuangan dan, mungkin, sistem pertahanan negara.

(peralatan Jim Geovedi tahun 2003 @JimGeovedi)

Keahlian Jim kerap digunakan oleh klien-klien dari perbangkan, asuransi dan lainnya untuk menguji sistem komputer perusahaan-perusahaan tersebut. Salah satu klien yang pernah menggunakan keahlian Jim adalah KPU. Pada tahun 2004,  Jim pernah disewa untuk membantu KPU saat data pusat penghitungan suara Pemilu diretas. Hasilnya, Jim berhasil mengungkap hacker bernama Dani Frimansyah. Untungnya, Dani hanya sekadar mengetes sistem pertahanan KPU tanpa ada maksud politis apapun.

Lantas, hal besar apa yang bisa dilakukan seorang Jim Geovedi? Dalam sebuah percakapan dengan Deutsche Welle, sebuah kantor berita TV dan Radio di Jerman, Jim mengatakan kalau saja dia mau dengan mudah ia bisa mengontrol internet di seluruh Indonesia. Lalu, Jim menantang untuk membobol situs Deutsche Welle saat itu juga.

Yang lebih hebatnya lagi, Jim dapat mengendalikan dua satelit Indonesia dan Cina milik para kliennya. Jim berhasil menggeser orbit satelit Cina dan membuat kliennya panik.