Indah Dewi Pertiwi: Masa Lalu, Karier, dan Cinta

Jumat, 2 Januari 2015 19:07
1 / 15

SOOPERBOY - Kebahagiaan, kesuksesan, dan ketenaran tak jatuh sendirinya dari langit. Perlu kerja keras, kekuatan hati, keyakinan dan menggantungkan semuanya dalam doa. Begitu juga dengan sosok penyanyi cantik berdagu indah ini, Indah Dewi Pertiwi.

Penyanyi kelahiran Bogor 30 Januari 1991 yang kerap disapa Indah atau ‘Neng’ ini melalui proses yang cukup berat baginya untuk mampu meraih segala keindahan yang ia miliki sekarang ini.

Indah dilahirkan dan tumbuh dalam asuhan orang tua yang menganut adat ketimuran yang cukup kental. Bahkan anak pertama dari empat bersaudara ini mengaku jika seringkali kedua orang tuanya melarangnya untuk keluar rumah di atas jam 6 sore. Namun, semua yang diajarkan oleh sang ayah mulai dari kedisiplinan serta pondasi agama yang baik berimbas pada kariernya saat ini.

“Otomatis apa yang aku rasakan sejak kecil menjadi ‘rem’ untukku agar tetap berjalan pada jalurnya. Lebih ingat Tuhan jika mau berbuat salah,” ucapnya.

“Jadi aku yang waktu itu masih sangat kecil punya motivasi besar ingin menunjukkan kalau aku harus bisa menjadi sosok yang berhasil dan membanggakan. Jadi berusaha mengubah sesuatu yang negatif di-switch menjadi hal yang lebih positif. Meskipun, aku tak bersama ayahku tapi aku bisa semakin baik di samping mama dan adik-adikku. Tapi syukurlah, saat ini, hubungan aku dengan papa semakin baik dan bertambah semakin baik setiap harinya,” tuturnya bahagia.

Indah tak segan-segan mengakui apalagi berusaha menutup-nutupi bagaimana latar belakangnya. Ia mengakui ia dulunya adalah gadis gunung yang terbatas akan fasilitas untuk mengasah bakatnya.

“Aku ini gadis gunung. Namanya Gunung Salak. Aku besar di sana hingga berusia 13 tahun. Karena aku tahu di sana terbatas untuk mengasah kemampuan menyanyiku. Jadi kala itu lebih fokus ke sekolah dulu. Jadi, sembari bersekolah aku selalu rajin mengikuti kompetisi-kompetisi menyanyi yang diadakan di sekolah. Setelah beranjak dewasa aku pindah ke Jakarta, mulai les vokal. Nah, dari situ guru vokal ngajakin bikin demo. Syukurlah semua proses aku lalui dan akhirnya masuk ke sebuah manajemen musik dan bisa ketemu sama Bebi Romeo, Dewi-Dewi, Ahmad Dhani, dari situ karier bermusikku mulai berkembang,” akunya senang.

Indah yang masih disibukkan dengan urusan rekaman, dan latihan ini, kerap kali menghabiskan waktu luangnya untuk melakukan quality time bersama keluarga dan adik-adiknya di Bogor kota kelahirannya.

“Arti keluarga buat aku itu sangat berarti sekali tak ternilai, dukungan dan doa mereka sangat berarti untukku. Apalagi ayah dan ibu, rejeki kita bisa terus mengalir itu dari doa mereka. Jangan pernah sesekali meyakiti hati kedua orang tua kita, karena aku mampu dan ada pada titik saat ini karena doa dan kasih sayang mereka,” ungkap Indah yang mengaku pernah terpeleset saat menaiki panggung saat akan menerima sebuah penghargaan dari Johnny Andrean Awards 2014 lalu. 

Indah benar-benar jatuh cinta dengan dunia tarik suara. Ia tak mau gegabah untuk beralih ke profesi lain. Walaupun peluang ke arah sana terbuka lebar. Ia mengaku ingin fokus bernyanyi.

“Dari pertama kali aku terjun dalam dunia entertainment memang dari dunia tarik suara. Terus tahun kemarin juga dapat tawaran main film layar lebar tapi aku tolak karena aku masih ingin fokus di nyanyi. Aku sudah enjoy sekali di dunia tarik suara, karena prosesnya lebih cepat. Kalau rekaman selesai, ya sudah selesai. Beda kalau bermain sinteron atau film harus melalui banyak proses. Nungguin di lokasi, ngapalin script, bebannya lebih banyak.”

Memiliki karakter yang optimis, sensitif dan mandiri membuatnya tak mau menjadi orang lain jika diberikan kesempatan kedua jika dilahirkan kembali ke dunia ini. “Aku tak pernah mau menjadi orang lain. Aku hanya mau menjadi seperti diriku sekarang ini. Karena aku bersyukur memiliki hati yang tidak mudah iri dengan orang lain,” Tutur Indah yang mengidolakan Celine Dion dan Rihanna.

Indah saat ini telah menyelesaikan rekaman album ketiganya dan tengah melakukan persiapan untuk launching pada bulan Januari 2015. Akan ada 9 lagu dan 1 lagu tambahan karena permintaan khusus dari restoran siap saji sebagai pihak yang terlibat kerjasama dengannya.

“Dalam album ini aku bekerja sama dengan Ahmad Dhani, Piyu Padi, dan Koes Plus tadinya cuma bertiga tapi karena nambah satu lagu, jadi aku masukkan saja genre yang berbeda dengan Charlie. Jadi satu lagu genre-nya lebih ke melayu khas Charlie.”

Di usianya yang masih tergolong muda ini, ia memiliki pemikiran yang cukup matang dan tertata cukup rapi. Termasuk mampu menjadi sosok yang visioner melihat peruntungan masa dan bisnisnya kelak.

“Aku sedang bisnis properti, kalo properti enaknya aku bisa menyewakan rumah, apartemen. Atau tanah yang sudah bisa aku beli sekarang ke depannya bisa dijual dengan harga tinggi karena harga tanah setiap tahun semakin menjulang. Jadi menurut aku peluang bisnis properti ini cukup menjanjikan. Aku juga ada bisnis shopping online yang fokus ke fashion, karena aku suka fashion dan suka dengan hal-hal yang unik dan beda jadi aku salurkan ke bisnis shopping online ini,” ujarnya bangga.

Selain karier dan bisnis yang tengah dijalaninya Indah juga memiliki harapan untuk bertemu dengan calon pendamping hidup yang baik baginya. “Pria yang ideal menurut aku, memiliki watak yang baik, tulus dan mapan. Karena jika aku sudah memutuskan untuk pacaran ya maunya sampai menikah. Makanya sampai sekarang aku sendiri belum punya pacar. Haha..” tawanya.