Ayudia Bing Slamet: Darah Bintang Selalu Bersinar

Sabtu, 4 April 2015 01:27
7 / 7

SOOPERBOY - Banyak dari Anda yang tentu sudah mengenal salah satu aktris berwajah manis Ayudia Bing Slamet yang tak lain dan tak bukan cucu dari sang legenda Indonesia, Bing Slamet.

Pemotretan yang dilakukan beberapa waktu lalu ini membawa tim kami dapat bertatap muka secara langsung dengan Ayudia Bing Slamet. Dara cantik kelahiran Jakarta, 13 September 1990 ini datang ke lokasi seorang diri, seringkali senyum ikhlas menghiasi wajah ayu-nya yang tetap segar meskipun jadwal syuting dan pemotretan yang padat memburunya.

Ayu sapaan akrabnya tengah disibukkan dengan syuting program ftv di Bandung dan telah menyelesaikan film terbarunya ‘Anak Kost Dodol’ yang sudah dapat Anda saksikan di seluruh bioskop di Indonesia ini. Keramahannya, selalu membuat kami betah berlama-lama ngobrol bersamanya.

Langit sore yang digelayuti mendung hari itu, terasa begitu hangat karena sosoknya begitu humble mengawali cerita awal kali pertama bagaimana dirinya bisa terjun dalam dunia entertainment ini.

“Awalnya dari tante Uci Bing Slamet, pas aku umur 4 tahun beliau bilang ke mama kalau aku ini berbakat. Sampai akhirnya mama tergerak untuk ikutin casting iklan anak produk susu pada saat itu dari sinilah akhirnya sering terpilih jadi model iklan,” ungkapnya.

Usianya yang masih tergolong bocah pada saat itu, membuatnya bingung dan tak memahami arti sebuah ketenaran dan tanggung jawab besar untuk masa depannya kelak. Bahkan, sejak itu, ia seringkali menjadi pribadi yang alot (susah diberitahu -red) hingga saat duduk di bangku sekolah dasar ia selalu menolak jika ada tawaran syuting atau pemotretan.

Namun, pada tahun 2012, Ayu seolah tersadarkan bahwa dunia entertainment adalah belahan hati dan passion-nya, setelah ia menyelesaikan dengan baik semua tanggung jawab untuk kuliahnya.

Anak bungsu dari 3 bersaudara ini merasa sangat beruntung memiliki dua orang kakak wanita yang bernama Wulandari Bing Slamet dan Saraswati Bing Slamet yang selalu mendukungnya dalam keadaan apapun juga.

Kehadirannya di industri ini seringkali dikait-kaitkan dengan nama besar sang kakek yang membuatnya untuk terus membuktikan jika kata ‘mendompleng’ tak berlaku dalam hidupnya.

“Kata-kata mendompleng, nggak berlaku buat aku karena aku mulai dari kecil. Aku mulai dari bawah, casting dan lain sebagainya. Bahkan, saat sekolah dasar pun aku merasa tidak suka berada di industri ini, sempat vakum dan akhirnya dengan segala usahaku sendiri bisa sampai pada titik ini,” tuturnya.

Namun, ia juga tak menyangkal jika sang kakeklah yang memberikan semangat untuknya terus maju dan belajar.

“Kalau belajar, aku sama kakek memiliki cara pandang dan gaya hidup yang jauh beda karena mungkin perbedaan jaman dan era yang sangat jauh, jadi mungkin beda. Tapi aku baca literatur opa (panggilan untuk sang kakek -red). Opa bisa menghibur orang lain dalam kondisi perang dengan berkeliling Indonesia. Ini sih yang paling berkesan,” Ujar gadis berzodiak virgo ini.

Ke depannya Ayu ingin benar-benar totalitas salam dunia yang telah membesarkan namanya ini. Ia ingin dikenal sebagai seniman muda yang berbakat, wanita yang dapat menginspirasi banyak orang, serta bermanfaat bagi siapa saja dalam kondisi apapun. Lovely!