Pria Pelaku Pelecehan Seks ke Artis Hollywood Ini Umumkan Bangkrut

Rabu, 21 Maret 2018 14:29
Pria Pelaku Pelecehan Seks ke Artis Hollywood Ini Umumkan Bangkrut

Sooperboy.com - Bos Hollywood dan pemilik rumah produksi Miramax, Harvey Weinstein, yang selama ini dituduh melakukan pelecehan seks pada puluhan artis, baru saja mengumumkan kebangkrutan perusahaannya pada Selasa kemarin.

Menurut News Public Radio, Rabu 21 Maret 2018, The Weinstein Company Holdings LLC mengumumkan mereka telah mengajukan kebangkrutan sukarela dan menandatangani perjanjian untuk menjual asetnya ke perusahaan ekuitas yang berbasis di Dallas.

Perusahaan ini juga mengumumkan akan mengakhiri semua perjanjian larangan pengungkapan bersifat rahasia, yang mencegah para korban dugaan pelanggaran seksual di tangan Harvey Weinstein yang bekerja di perusahaan itu, berbicara tentang pengalaman buruk mereka.

The Weinstein Co. juga akan menandatangani perjanjian dengan afiliasi dari Lantern Capital Partners saat mereka memasuki proses kepailitan.

"Berdasarkan perjanjian tersebut, Lantern akan membeli secara substansial semua aset Perusahaan, sesuai dengan kondisi tertentu termasuk persetujuan dari Pengadilan Kepailitan. Kami memilih Lantern sebagian karena komitmen Lantern untuk menjaga kelangsungan hidup aset perusahaan dan karyawan," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin malam.

Tapi, justru pada paragraf kedua dan ketiga dari pernyataan resmi itu yang cenderung menarik perhatian lebih besar, mengingat banyak artis wanita telah tampil untuk menuduh Weinstein telah melakukan pelecehan seksual.

"Hari ini, Perusahaan juga mengambil langkah penting menuju keadilan bagi setiap korban yang telah dibungkam oleh Harvey Weinstein. Sejak Oktober, telah dilaporkan bahwa Harvey Weinstein menggunakan perjanjian non-pengungkapan sebagai senjata rahasia untuk membungkam para penuduhnya.

"Efektif segera, "kesepakatan" tersebut berakhir. Perusahaan secara tegas melepaskan setiap ketentuan kerahasiaan sejauh itu telah mencegah individu yang menderita atau menyaksikan segala bentuk pelanggaran seksual oleh Harvey Weinstein dari menceritakan kisah-kisah mereka. Tidak ada yang harus takut untuk berbicara atau dipaksa untuk tetap diam. Perusahaan mengucapkan terima kasih kepada orang-orang pemberani yang telah maju. Suara Anda telah mengilhami sebuah gerakan untuk perubahan di seluruh negeri dan di seluruh dunia," demikian pernyataan resmi perusahaan itu.

Pengumuman ini muncul setelah sekelompok investor, yang dipimpin oleh mantan pejabat pemerintahan Obama, Maria Contreras-Sweet, mencoba namun gagal untuk membeli aset The Weinstein Co. awal bulan ini.

Kesepakatan itu, yang akan menciptakan kembali perusahaan itu sebagai perusahaan yang akan dipimpin perempuan, batal karena penemuan utang yang sebelumnya tidak diketahui oleh para investor.

Harvey Weinstein telah dituduh memperkosa atau menyerang secara seksual banyak artis di bawah naungannya selama beberapa dekade terakhir.

Jaksa Agung New York, Eric Schneiderman, yang telah mengajukan tuntutan terhadap The Weinstein Co., Harvey Weinstein dan saudaranya, Bob Weinstein, mengeluarkan pernyataan yang memuji pengumuman tersebut.

"Ini adalah saat yang menentukan bagi upaya untuk mengatasi efek merusak dari perilaku seksual yang salah di tempat kerja. Perjanjian Perusahaan Weinstein telah membebaskan korban dan saksi atas pelanggaran seksual dari perjanjian kerahasiaan — yang dicari oleh kantor saya selama investigasi dan litigasi ini— akhirnya akan mengaktifkan suara-suara yang sudah terlalu panjang untuk didengar," ujar Eric.

Salah satu korban pelecehan seks Weisntein itu adalah artis Salma Hayek. Hayek mengaku dia pernah diancam akan dibunuh jika menolak berhubungan seks dengan Harvey Weinstein. (eha)

Baca juga:

Menolak Berhubungan Seks, Salma Hayek Diancam Akan Dibunuh oleh Pria Ini

Rapper Sean 'Diddy' Combe Digugat Eks Koki karena Pelecehan Seks

Inilah Pengakuan Mereka yang Bekerja sebagai Pekerja Seks Pria

Kocak, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Pagar Tetangga

Walikota Seattle Mengundurkan Diri karena Skandal Seks ke 5 Pria