Pria Ini Kehilangan Mata Gara-gara Lensa Kontak

Selasa, 13 Desember 2016 09:17
Pria Ini Kehilangan Mata Gara-gara Lensa Kontak

Sooperboy.com - Seorang pria Inggris harus kehilangan matanya setelah lensa kontaknya menyebabkan infeksi. Ia kini berbagi kisahnya sehingga orang lain tidak mengalami nasib buruk yang dia derita.

Menurut CBS News, Selasa 13 Desember 2016, sudah lama paramedis Andrew Carthew, 59 tahun, mengenakan lensa kontak yang diresepkan oleh dokter. Ia sudah menggunakannya beberapa tahun. Ia selama ini selalu berhati-hati untuk tidak membawanya tidur atau pergi ke kamar mandi.

Tapi di bulan Juni 2015, kepada Daily Mail dia mengaku terbangun dengan "mata yang basah."

Semula dia berpikir ini konjungtivis atau penyakit infeksi mata secara umum, dan karenanya dapat diobati dengan mudah.

Tapi kondisi matanya tidak membaik. Matanya  menjadi sensitif terhadap cahaya satu dua hari kemudian.

Akhirnya karena keadaanya tidak membaik dia terpaksa masuk ruang gawat darurat. Di situ baru diketahui dia menderita infeksi langka yang disebut acanthamoeba karantis, kondisi infeksi mata serius yang disebabkan amuba.
 
Gejala acanthamoba keratitis ini termasuk:
-Sakit mata
-Mata kemerahanan
-Penglihatan kabur
-Sensitif terhadap cahaya
-Merasa ada sensasi di mata
-Keluar air mata cukup banyak

Dokter dapat mendiagnosis infeksi berdasarkan gejala itu, atau amuba juga dapat diidentifikasi dari gesekan mata atau melihatnya melalui proses yang disebut confocal microscopy.

Infeksi dapat diobati dengan satu atau lebih resep obat. Namun dalam kasus Carthews, obat antibiotik tidak membantu, sehingga dokter kemudian melakukan transplantasi kornea. Tetapi infeksi sudah begitu parah sehingga dokter akhirnya tak punya pilihan lain selain membuang matanya.

Setelah setahun keluar dari perawatan medis dan mencoba menyesuaikan dengan fakta dia sudah kehilangan mata, Carthews akhirnya memutuskan membantu pemakai lensa kontak agar tak mengalami nasib buruk seperti dirinya.

Amuba atau parasit umum berada di alam, sering ditemukan di danau dan lautan, tanah, bahkan udara, Hal ini juga bisa ditemui di air keran. Sekitar 85 persen infeksi terjadi pada orang yang memakai lensa kontak yang terkontaminasi parasit.

Menurut Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, biasanya, hanya sekita satu atau dua kasus infeksi dari satu juta pengguna lensa kontak yang terjadi di Amerika. Tapi antara tahun 2005 dan 2007, wabah acanthamoeba keratitis menginfeksi 138 orang di 35 negara.

Inilah yang harus dilakukan untuk menghindari infeksi dan komplikasi lensa kontak menurut American Optometric Association (ACA):
-Kunjungi dokter Anda setiap tahun
-Belilah lensa kontak Anda dari sumber yang terpercaya
-Jangan panik jika lensa kontak Anda "hilang" di mata Anda
-Jangan pernah berbagi atau meminjamkan lensa kontak
-Jangan menggunakan air keran untuk membersihkan atau membilas lensa kontak
-Jaga agar tempat lensa kontak tetap bersih
-Tidak peduli seberapa ngantuk Anda, jangan tidur dengan lensa kontak masih di mata
-Jangan menggunakan lensa kontak Anda secara berlebihan

Anda harus berhati-hati, belajarlah dari kasus Carthewh. Dia seorang paramedis, seorang profesional kesehatan. Ia mengatakan ia telah mengikuti proses pembersihan lensa kontaknya sesuai pedoman.

Tapi, dia mengaku mungkin saat dia membersihkan lensa tangannya kotor di beberapa titik dan ini mungkin yang menyebabkan matanya mengalami infeksi. (eha)

Baca juga:

Robot Pengecek Paspor Tolak Foto Orang Asia karena Matanya Terpejam

Pria Ini Mekanik Jaguar Terkenal Bermata Buta

Yakin Berani Pandang Mata Patung ini Berlama-lama?

Mata Lelah Menatap Layar Seharian? Ini Dia Jurus Terjitunya!

Kocak! Gara-Gara Keisengan Remaja, Kacamata Ini Jadi Bahan Tontonan