Heboh, Ternyata Ada 'Gunung Seks' di Jawa Tengah

Rabu, 19 November 2014 11:30
Heboh, Ternyata Ada 'Gunung Seks' di Jawa Tengah

SOOPERBOY - Sebuah praktik mesum yang telah terjadi di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah selama bertahun-tahun secara turun-temurun akhirnya terungkap melalui sebuah investigasi mendalam seorang jurnalis asal Australia bernama Patrick Abboud hingga akhirnya fenomena ini mendunia.

Menurut laporan yang disiarkan stasiun televisi SBS dan dilansir DailyMail, Abboud mengungkap fakta bahwa para peziarah yang bertandang ke wilayah yang dijuluki ‘Gunung Seks’ ini kerap menjalankan pesta seks terselubung.

Sontak, praktik ritual di salah satu wilayah di Indonesia yang masih menganut adat ketimuran ini cukup mengejutkan bagi sebagian orang Barat yang menganut sistem liberal.

Konon para pelaku ritual seks yang bertandang ke daerah tersebut adalah orang yang mengatasnamakan ritual religi demi memperoleh ilmu penglaris. Ribuan orang asing dari berbagai wilayah, berkumpul di lokasi perbukitan tersebut pada malam satu suro, dimulai dengan berdoa dan memberikan persembahan. Lalu mereka membasuh tubuhnya di air suci yang ada di lokasi tersebut. Setelah itu, menggelar hubungan intim dengan orang asing sebanyak tujuh kali berturut-turut, setiap Jumat Pon atau Jumat Kliwon.

Abboud pun berhasil mewawancarai bahkan merekam puluhan orang yang tak malu-malu mengakui berhubungan badan dengan orang asing demi mendapat kekayaan lewat jalan mistis. Mulai dari PNS, ibu rumah tangga, hingga pengusaha swasta, semua bersatu dalam seks di sebuah kompleks makam Pangeran Samudro, 300 meter di atas permukaan laut, dan untuk ke sana harus melalui tangga terjal.

Seorang paranormal bernama Subarno mengaku bahwa dulu peziarah yang datang ke Gunung Kemukus merupakan sepasang suami istri. Sehingga ritual hubungan badan yang mereka lakukan adalah legal dan sah. Namun tradisi tersebut mulai bergeser dan disalahgunakan, alhasil digunakan para lelaki hidung belang dari berbagai wilayah untuk 'jajan’ karena kini banyak pekerja seks komersil yang menjajakan diri berkedok melayani ritual di wilayah sekitar 30 km sebelah utara dari Kota Solo ini.

Tradisi pesta seks ini konon berasal dari ritual kuno abad ke-16 yang meyakini bahwa pertemuan rutin yang selalu dipenuhi acara hubungan seksual dipercaya akan membawa nasib baik alias keberuntungan. (Baca juga: Fenomena Gunung Seks Dikupas Tuntas)

Berawal dari sebuah legenda rakyat Pangeran Samudro yang jatuh cinta dengan selir raja alias ibu tirinya, Dewi Ontrowulan. Ayah Pangeran Samudro yang mengetahui hubungan terlarang tersebut menjadi murka kemudian mengusir Sang Pangeran. Setelah diusir, Pangeran Samudro melakukan perjalanan hingga mencapai Gunung Kemukus, tak lama kemudian ibu tirinya menyusul untuk melepaskan kerinduan.

Di tengah melepas kerinduan, mereka kemudian lari ke gunung, namun sebelum melakukan hubungan intim keduanya berhasil ditangkap. Penduduk sekitar merajamnya secara beramai-ramai hingga keduanya meninggal dunia dan dikubur dalam satu liang lahat di Gunung Kemukus.Uniknya, tradisi masyarakat setempat mempercayai bila meniru perilaku memalukan itu, maka keberuntungan akan menaungi.

Menurut kalian bagaimana, Boys? Apakah praktik mesum yang berkedok ritual ini bisa menjadi semacam tata cara dan menjadi semacam tradisi turun temurun yang sesat di Indonesia? Atau sebagian dari Anda justru jadi penasaran dan ingin mencobanya? Hmmm...

Berikut liputannya di SBSOne :