Ungkap Perselingkuhan dengan Presiden Trump, Bintang Porno Ini Diancam Seorang Pria

Rabu, 18 April 2018 11:41
Ungkap Perselingkuhan dengan Presiden Trump, Bintang Porno Ini Diancam Seorang Pria

Sooperboy.com - Stormy Daniels, seorang bintang film porno yang mengaku jadi selingkuhan Donald Trump bertahun-tahun sebelum ia menjabat Presiden AS, mengaku dirinya diancam seorang pria misterius ketika berusaha mengungkapkan ceritanya ke publik.

Menurut The Washington Post, Rabu 18 April 2018, pengakuan itu disampaikan Daniels dalam wawancara "60 Minutes." di stasiun televisi CBS. Untuk membela kredibilitasnya, Daniels juga merilis sketsa seorang pria yang katanya mengancamnya untuk tidak berbicara tentang Trump beberapa tahun sebelumnya.

Cerita Daniels tentang seorang pria yang mengancam dirinya di tempat parkir Las Vegas pada tahun 2011, dia ungkapkan secara blak-blakan dalam wawancara “60 Minutes.

Dalam wawancara itu juga ia mengaku, diminta untuk menarik ceritanya tentang Trump oleh pengacara pribadi Presiden Trump, Michael Cohen. Pada tahun 2016 Cohen juga memberikan uang kompensasi sebesar U$ 130.000 atau Rp 1,7 miliar dan meminta Daniels bungkam.

Selama penampilan Selasa di acara ABCThe View,” Daniels dan pengacaranya, Michael J. Avenatti, membuat sketsa pria yang dia katakan mendekatinya tak lama setelah dia berusaha menjual ceritanya tentang hubungan seksnya dengan Trump itu untuk sebuah tabloid.

Setelah wawancara “60 Minutes” Daniels, perwakilan Trump dan Cohen mengatakan mereka tidak percaya ada ancaman ke bintang porno itu.

Daniels, memiliki nama asli Stephanie Clifford. Ia mengaku merilis sketsa pria pengancamnya untuk menjamin integritas ceritanya.

Siaran televisi Daniels dan perilisan sketsa menandai perkembangan terakhir dalam drama yang masih terus berkembang seputar Trump, Cohen dan wanita yang telah dibayar untuk diam.

Sehari sebelum tampil di "The View," Daniels menghadiri sidang pengadilan Manhattan yang berpusat pada materi FBI yang disita dari Cohen. Pemerintah federal sedang menyelidiki Cohen untuk kemungkinan penipuan bank, penipuan dan pelanggaran keuangan kampanye, dan mereka telah mencari catatan yang berkaitan dengan keterlibatannya dengan pembungkaman perempuan.

Selama penampilan televisinya, Daniels menceritakan secara lebih rinci kisah yang ia bagikan pada “60 Minutes” tentang seorang pria yang mendekatinya ketika dia bersiap untuk masuk ke kelas kebugaran dengan bayi perempuannya.

Menurut Daniels, ketika dia masih berdiri di tempat parkir Las Vegas itu, seorang pria berjalan mendekati dan berkata: “Itu adalah bayi kecil yang cantik. Sayang jika terjadi sesuatu pada ibunya.” Pria itu juga menyuruh Daniels tidak mengusik Trump.

Menurut Daniels dia tidak melaporkan ancaman itu ke polisi. Pada “The View,” Daniels mengatakan bahwa setelah diancam, ia membawa putrinya ke kelas kebugaran “mommy and me”. Ketika dia tampak terguncang, kata Daniels, dia berbohong kepada seorang instruktur yang menanyainya, dengan beralasan popok anaknya bocor.

Insiden ancaman itu datang setelah Daniels mencoba menjual kisah tentang perselingkuhannya dengan Trump ke Bauer Publishing. Dia diwawancarai Mei 2011 oleh wartawan Jordi Lippe-McGraw. Kisah itu batal diterbitkan, menurut mantan karyawan Bauer, setelah Cohen sebagai pengacara Trump mengancam akan menuntut tabloid itu.

(Sketsa gambar pria  yang mengancam Stormy Daniels)

Pada "The View," Daniels mengaku tidak memberi tahu suaminya tentang ancaman pria misterius itu. Dia juga tidak memberi tahu suaminya tentang perselingkuhan dengan Trump: "Saya tidak ingin dia berpikir saya adalah seorang ibu yang buruk atau bahwa saya telah menempatkan anak perempuan kami dalam bahaya. "

Dia menambahkan: “Saya hanya takut, dan saya tidak ingin semua orang tahu. Saya tidak ingin keluarga saya tahu seperti itu. Saya tidak ingin hidup saya terguncang.”

Randy Spears, mantan bintang porno yang bertemu Daniels pada sebuah pembuatan film porno lebih dari 15 tahun yang lalu, mengatakan ia membantu Daniels ketika ia mencoba untuk menjual kisah perselingkuhannya dengan Trump untuk Bauer Publishing pada tahun 2011. Tapi menurut dia Daniels tidak memberitahunya tentang ancaman pada saat itu, walau dia tidak terkejut.

"Setelah ceritanya dibatalkan, dia mengadakan pertemuan di Vegas," kata Spears, yang nama aslinya adalah Greg Deuschle, "Saya ragu dia akan mengangkat telepon dan berkata," Coba tebak, Greg ... ""

Sketsa yang dirilis oleh Daniels menunjukkan seorang pria yang digambarkan berusia 30-an atau 40-an dengan tulang pipi tajam dan rambut bergelombang. Spears mengatakan sketsa yang Daniels tunjukkan pada "The View" tidak dikenalnya. Louise Sunshine, teman lama keluarga Trump yang membantunya membangun bisnis real estatnya di Manhattan, mengatakan dalam email bahwa dia "tidak tahu" tentang identitas pria dalam sketsa itu.

Pengacara Daniels, Avenatti, mengaku menunda mengumumkan sketsa pria pengancam itu setelah FBI menggerebek kediaman Cohen pekan lalu.

Di antara catatan-catatan yang dicari oleh para pejabat FBI dari Cohen adalah hal-hal yang berkaitan dengan upaya untuk membungkam perempuan yang memiliki hubungan seksual dengan Trump. Dalam contoh yang paling menonjol, Cohen mencapai kesepakatan dengan Daniels hanya beberapa hari sebelum Trump memenangkan kursi kepresidenan pada tahun 2016. Cohen mengatakan, U$ 130.000 yang dibayarkan kepada Daniels berasal dari uangnya sendiri, dan Trump telah menolak mengetahui apa pun tentang pembayaran tersebut.

Ketika klip penyangkalan Trump diputar di "The View," Daniels berkomentar: "Biarkan saya katakan saja, saya bekerja di bisnis film dewasa dan saya artis yang lebih baik daripada dia."

Dia juga mengatakan kemasyhuran yang meningkat akibat pengakuannnya juga berarti menghabiskan lebih banyak uang, menunjuk pada biaya pengawalan yang sekarang dibutuhkannya. Menurut Daniels dan Avenatti, dia menerima campuran pujian dan kemarahan dari orang-orang, baik secara langsung maupun melalui email.

Ketika ditanya apakah dia telah memikirkan tentang dampak ceritanya pada Trump dan keluarganya, Daniels mengatakan, “Saya benar-benar telah memikirkan segalanya.”

Sejarah Trump dengan wanita terus menarik perhatian publik. Barbara Moore, seorang mantan artis Playboy yang disebutkan dalam gugatan wanita lain, menceritakan kisahnya tentang perselingkuhannya dengan Trump pada awal 1990-an pekan ini ke sebuah tabloid di Inggris.

Daniels, yang menarik perhatian media massa, juga mengambil kesempatan untuk berbicara melalui pengadilan, mendorong kasusnya ke pengadilan untuk membangun opini publik.

Kontroversi Presiden Trump agaknya masih belum berakhir. (eha)

Baca juga:

Donald Trump Tersandung Skandal Video Porno Tahun 2000

Robert De Niro: Saya Ingin Meninju Wajah Donald Trump

4 Wanita Tuduh Donald Trump Mencium dan Meraba Tubuh Mereka

Trump Menang, Ribuan Pelajar AS Penuh Amarah Turun ke Jalan

Dua Elang Botak Terjebak di Got, Pertanda Buruk AS di Bawah Trump?