Pelayan Cafe Pensiunan Kerap Terima Perlakuan Kasar dari Pelanggan Lansia

Jumat, 12 November 2021 10:15
Pelayan Cafe Pensiunan Kerap Terima Perlakuan Kasar dari Pelanggan Lansia

Sooperboy.com - Sebuah restoran makanan laut menerapkan kebijakan toleransi nol terhadap pelecehan pada pelayan, telah mengakhiri kesepakatan dengan para orang tua pensiunan yang menjadi pelanggan tetap mereka.

Pada hari Selasa dan Kamis di bulan Oktober, para orang tua pensiunan bisa mendapatkan tiga hidangan sup, ikan dan keripik, dan hidangan penutup spesial setiap hari seharga £ 15 atau Rp 292 ribu di Hive Beach Cafe di Dorset, Inggris.

Menurut Metro, Jumat 12 November 2021, promosi Silver Surfers itu terbukti sangat populer sehingga menyebabkan antrian di pintu masuk restoran dan membuat pelanggan yang terdiri dari lanjut usia atau lansia pensiunan menunggu lama.

Tetapi beberapa pengunjung lansia menjadi sangat marah sehingga mereka mulai mengumpat dan berteriak, membuat seorang pelayan muda menangis sementara yang lain takut masuk kerja.

Pelayan Lou Fell berkata: "Kami mencoba menjelaskan kepada orang-orang bahwa kami memiliki lebih sedikit staf dari biasanya karena pandemi."

"Tapi mereka tidak peduli. Mereka menginginkan makanan mereka dan mereka menginginkannya sekarang. Mereka tidak mau menunggu. Pelanggan lansia kami sangat kasar.

“Mereka hanya memberi tahu kami bahwa kami tidak cukup baik, bahwa sistemnya jelas tidak berfungsi, dan kami harus bergegas.

“Ada saat-saat ketika saya pulang dengan menangis karena pelecehan itu terus-menerus dan saya tahu kami harus melakukannya lagi keesokan harinya.

"Setiap shift selalu ada salah satu anggota tim kami diteriaki oleh pelanggan lansia yang mengantri.

"Seorang wanita yang pasti berusia 60-an meneriaki saya, "Ya ampun", ketika saya meminta orang untuk tidak berkumpul di dekat pintu depan.

"Lain kali, seorang anggota baru dari tim berada di shift pertamanya. Dia baru berusia 18 tahun. Dia berjalan ke barisan orang tua itu dan menjelaskan bahwa kami bekerja secepat mungkin untuk membuat mereka duduk.

"Dia kembali dengan gemetar karena tiga wanita berusia 60-an dan 70-an berteriak padanya. Pada akhirnya dia menangis.

"Ini tidak adil. Kami adalah tim yang sangat dekat melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk pelanggan kami," ujarnya.

Untuk mengakhiri pelecehan pada pelayan, restoran itu kemudian menerapkan toleransi nol pada pelecehan karyawan. Dan pengumuman itu ditempelkan secara mencolok di pintu masuk dan jendela restoran. Tidak jelas, apakah setelah pengumuman itu ditempelkan pelecehan pekerja oleh para lansia itu berkurang. (eha)

Baca juga: 

Mandi di Tempat Cuci Piring Restoran, Pekerja Makanan Cepat Saji Dipecat

Terinspirasi Paskah, Pemilik Restoran Tawarkan Pekerjaan pada Pembobol Restorannya

Restoran Gelar Pesta Swingers, Tamu Berhubungan Seks di Atas Meja Saat Pandemi Corona

Pelanggan Tinggalkan Tip Rp 78 Juta untuk Karyawan Sebuah Restoran

Restoran Temukan Cincin Kawin yang Telah Lama Hilang Saat Lokcdown