Seorang Komedian Tulis Sebuah Buku tentang Kemaluannya yang Patah

Kamis, 10 Mei 2018 10:09
Seorang Komedian Tulis Sebuah Buku tentang Kemaluannya yang Patah

Sooperboy.com - Apa yang terjadi jika kemaluan Anda patah? Mungkin Anda akan terpuruk. Tapi tidak dengan seorang komedian asal New York, Ameika, bernama Ross Asdourian.

Bukannya bersedih atau terpuruk, Asdourian malah menuis buku tentang kemaluannya yang patah itu dan diberi judul "Broken Bananah".

"Saya pikir semua pria di kedalaman otak mereka tahu bahwa ini (kemaluan patah) mungkin terjadi," ujar pria 32 tahun itu seperti dikutip dari CNN, 10 Mei 2018.

"Kebanyakan pria mungkin memiliki ketakutan saa kejadian itu terjadi, termasuk saya sendiri," kata Asdourian.

Sekitar tiga tahun yang lalu, komedian dan pembuat film yang tinggal di New York itu, bertemu dengan seorang wanita teman lama di sebuah bar.

Kemudian dia membawa teman wanitanya itu kembali ke apartemennya di East Village Manhattan.

Mereka kemudian melakukan hubungan seks seperti biasa, namun ketika akan klimaks sesuatu yang buruk menimpa pria itu.

"Kami pada dasarnya mendekati klimaks, saya mengeluarkan penis dan memasukkannya kembali," cerita Asdourian.

Dia menambahkan jika saat dirinya memasukkan penisnya kembali, wanita itu melakukan penolakan dan saat itulah kemaluannya patah.

Asdourian menderita kasus fraktur penis yang parah.

Dalam dunia medis itu disebut sebagai "corpus cavernosa rupture".

Menurut Dr. Jack Mydlo, profesor dan ketua bedah urologi di Temple University, 'fraktur penis' adalah istilah umum. "Tetapi ketika orang mendengar fraktur penis, mereka memikirkan tulang di penis, dan tidak ada tulang di penis, saya dapat meyakinkan Anda," ujarnya..

Lain halnya dengan keterangan dari Dr. Rajveer Purohit, direktur urologi rekonstruktif di Mount Sinai Hospital di New York dan ahli bedah utama dalam kasus Asdourian.

Dia mengatakan korpus kavernosa adalah sepasang jaringan mirip spons yang membentang di sepanjang penis. Bersama dengan korpus spongiosum, yang mengelilingi uretra, korpus kavernosa meluas dengan darah ketika seorang pria terangsang.

"Ini adalah jaringan unik yang hanya ada di penis," kata Purohit.

"Ketika Anda mendapatkan ereksi, darah mengalir ke corpus cavernosa, dan itu mengisi seperti spons."

Tapi ketika terlalu banyak tekanan ditempatkan pada jaringan, amplop eksternal yang mengelilingi korpus kavernosa yang disebut tunica albuginea dapat robek dan menyebabkan ruptur kopral, tambah Purohit.

"Anda dapat membayangkan sebuah balon yang dipenuhi dengan air, dan kemudian Anda memiliki selubung tegang yang mengelilingi balon, dan itulah yang memberi Anda kekakuan dengan ereksi. Dan fraktur adalah pecahnya balon dan selubung yang mengelilingi balon," jelas Purohit.

Image result for Ross Asdourian b

Segera setelah Asdourian mendengar kata "pop", dia tahu bahwa salah satu ketakutan terbesarnya telah terjadi.

"Saya langsung tahu ada sesuatu yang salah, dan saya langsung masuk ke protokol darurat. Saya mengalami rasa sakit selama beberapa saat, berguling, menyalakan lampu dan menelepon 911," katanya.

Setelah ambulans tiba, Asdourian dibawa ke Weill Cornell Medical Centre, di mana ia dengan cepat dilihat oleh tim ahli urologi.

"Dr. Wang pertama-tama melakukan cystoscopy pada saya," ujar Asdourian.

"Dan tes besar pertama adalah untuk melihat apakah saya bisa kencing dalam kendi dan saya tidak bisa. Dan jika Anda tidak bisa kencing, maka ada hal serius pada apa yang akan mereka lakukan," tambahnya.

Sistoskopi, prosedur di mana kamera dimasukkan ke penis untuk menilai uretra dan kandung kemih dilakukan pada Asdourian dan menemukan uretanya telah rusak.

Keesokan paginya, Asdourian menjalani operasi tiga jam untuk memperbaiki cederanya.

"Saya melakukan urethroplasty, di mana kami membersihkan ujung uretra dan kemudian menempatkan kedua ujungnya kembali bersama," kata Purohit.

Setelah empat minggu pemulihan, Asdourian bisa buang air kecil sendiri. Setelah beberapa bulan, kemaluannya kembali berfungsi penuh, kata pria itu.

Asdourian sejak itu menulis sebuah buku tentang pengalamannya, "Broken Bananah," tersedia di Amazon.

"Saya berharap bahwa (buku) mencapai orang-orang dan itu membuat orang tertawa dan di saat orang-orang mengalami kesulitan untuk tertawa, saya pikir ini adalah sesuatu yang bisa kita semua tertawakan," katanya.

"Saya pikir semua orang punya cerita untuk diceritakan dan ini kebetulan menjadi milik saya," kata Asdourian.

Pada akhirnya, Asdourian mengatakan, dia mendapat pelajaran berharga melalui pengalamannya.

"Itu selalu bisa menjadi lebih buruk, tetapi selalu ada hal positif di baliknya yang bisa kita ambil, karena keajaiban dapat terjadi setiap hari," tutupnya. (eha)

Baca juga:

Pemadam Kebakaran Berhasil Lepaskan Cincin Seks yang Salah Pasang pada Penis Pria Ini

Seorang Bayi Laki-laki Lahir dengan Dua Penis di Tubuhnya

Gagal Lakukan Operasi Plastik, Efeknya Penis Pria Ini Terus Ereksi

Penis Seorang Pria Terjebak di Lubang Barbel Angkat Besi

Ingin Penis Lebih Besar, Pria Ini Justru Tewas di Meja Operasi