Pria Ini Tembak Kemaluan Kekasihnya Saat Lakukan Fantasi Seks

Selasa, 15 Agustus 2017 09:06
Pria Ini Tembak Kemaluan Kekasihnya Saat Lakukan Fantasi Seks

Sooperboy.com - Seorang pria kabur setelah tak sengaja menembak kelamin kekasihnya di hotel. Ia telah ditangkap. Pria itu menembak kekasihnya saat melakukan fantasi seks.

Mengutip dari The Sun, Selasa, 15 Agustus 2017, adalah David Jeffers (47), yang melarikan diri dari Hotel Stockport setelah tidak sengaja menembak kemaluan kekasihnya.

Kekasihnya (46) yang tak disebutkan identitasnya ditemukan bersimbah darah dengan luka tembak di bagian kandung kemih dan vagina.

Sebelumnya, keduanya sepakat untuk melakukan fanstasi seks dengan menggunakan pistol. Jeffers mengaku membeli pistol tersebut dari sebuah toko barang antik.

Wanita itu kemudian membayar sebuah kamar hotel untuk menjalankan aksi liar mereka.

Diketahui kemudian sebelum insiden tembakan terjadi, keduanya minum minuman beralkohol dan mengkisap kokain.

Jeffers pun melakukan aksinya. Ia awalnya memasukkan pistol tersebut ke dalam kemaluan kekasihnya. Namun tiba-tiba pistol itu meledak saat pria itu memegang pelatuk.

Panik, Jeffers segera berpakaian dan kabur meninggalkan kekasihnya yang berlumuran darah di tempat tidur.

Pria itu kabur lewat pintu belakang setelah memberi tahu petugas resepsionis bahwa ada seseorang terluka karena tertembak.

"Saya terluka parah, saya akan mati," ujar wanita yang sedang kritis itu seperti diceritakan oleh petugas hotel.

Wanita itu segera dilarikan ke rumah sakit dan selamat setelah dilakukan operasi darurat di Manchester Royal Infirmary.

Jeffers yang kabur menuju ke stasiun kereta Piccadilly dan naik kereta api menuju Leeds akhirnya tertangkap.

Di pengadilan, pria itu mengakui perbuatannya dan mengaku bersalah. Ia dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun di Minshull Street Crown Court.

"Cedera fisik yang dialami korban sangat dalam dan bertahan lama. Ini adalah perilaku yang sangat sembrono dan berbahaya," ujar jaksa penuntut, Peter Wright QC.

Pengacara Jeffers, Oliver Saxby QC mengatakan kepada pengadilan bahwa kliennya "sama sekali tidak berniat menyakitinya". (eha)

Baca juga:

Hasil Penelitian Terbaru Menguak Modus Wanita Perkosa Pria

Penelitian: Banyak Orgasme Dapat Menyelamatkan Nyawa Seorang Pria

Gadis 18 Tahun Jual Keperawanannya Rp 1,4 Miliar

Pria Afrika Diperkosa Tiga Wanita Selama 3 Hari

Karena Aplikasi Kencan, Seorang Pria Diajak Bercinta oleh 1.100 Pria