Kocak, Pria Ini Diadili karena Mengemudi di Bawah Pengaruh Kopi

Rabu, 28 Desember 2016 13:32
Kocak, Pria Ini Diadili karena Mengemudi di Bawah Pengaruh Kopi

Sooperboy.com - Kafein mungkin merupakan stimulus otak pilihan di Silicon Valley. Namun, hanya berjarak satu jam dari sana, di Solano, California, Amerika Serikat, stimulan otak itu bisa membuat Anda dituduh mengemudi di bawah pengaruh narkoba.

Menurut The Guardian, Rabu 28 Desember 2016, Joseph Schawb, pria asal California, Amerika Serikat, telah didakwa mengemudi di bawah pengaruh narkoba. Namun pengacaranya Stacey Barret menunjukkan tes darah kliennya menunjukkan hanya ada unsur kafein. Ia menilai dakwaan ini keterlaluan.

Ketika Schwab dipaksa meminggirkan mobilnya tanggal 5 Agustus 2015, Schwab didakwa oleh jaksa wilayah Solano County dengan pelanggaran mengemudi di bawah narkoba.

Hampir 18 bulan kemudian, berkas Schwab siap diajukan ke pengadilan. Satu-satunya bukti yang dimiliki jaksa penuntut adalah tes darah yang menunjukkan kehadiran kafein di darah Schwab.

Schwab sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerja ketika dia dihentikan oleh seorang petugas kontrol minuman beralkohol Departemen California. Schwab dituduh telah mengemudi tak tentu arah.

Schwab, pria 36 tahun yang bekerja sebagai tukang kaca itu kemudian disuruh melakukan tes breathalyzer. Tes itu menunjukkan alkohol dalam darah Schwab 0,00 %.

Ia lalu dibawa ke penjara dan dilakukan tes darah kembali. Tes darah menunjukkan darahnya juga bersih dari unsur narkoba seperti benzodiazepin, kokain, opium, THC, carisoprodil, menthamphetamine, oxycodone dan zolpidem.

Hasil tes darah itu kemudian dicek ulang oleh sebuah laboratrium di Penssylvania. Menurut dokumen yang diterima The Guardian, satu-satunya hasil positif di darah Schwab adalah unsur kafein yang berasal dari kopi.
 
"Saya tidak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," kata pengacara Schwab, Barret.

Karena itu Barret telah mengajukan mosi agar kasus ini dihentikan karena tuduhan itu tidak pernah dibawa ke pengadilan sampai Juni 2016 atau 10 bulan setelah kejadian.

Sharon Henry, Wakil Kepala Jaksa Penuntut untuk Solano County, mengatakan kantornya akan "melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk kasus ini."

"Ini benar-benar bodoh, "kata Jeffrey Zehder, seorang ahli toxiologi forensik yang sering diminta bersaksi di pengadilan. Katanya, selama 41 tahun, dia tak pernah melihat seorang jaksa menuntut seseorang karena mengemudi di bawah pengaruh kafein.

Adapun Schwab, hanya ingin dakwaan ini berakhir. Menurut pernyataan yang disampaikan melalui pengacaranya, dia mengatakan reputasinya sudah terlanjur rusak akibat dakwaan itu.

"Tak ada yang percaya saya hanya memiliki kafein dalam darah saya sampai saya menunjukkan mereka hasil lab," katanya. "Saya hanya ingin dakwaan ini dibatalkan dan nama baik saya dipulihkan." (eha)

Baca juga:

Alarm Kopi, Bagi Anda yang Sulit Bangun Pagi

Wow, Pasangan Ini Menikah dengan Mas Kawin Secangkir Kopi!

Pasca Kopi Maut Mirna, Kafe Olivier Ramai dan Es Kopi Vietnam Laris

Terinspirasi dari Kopi Maut Mirna, Buruh Ini Juga Diracun Oleh Teman

Jake’s Coffee Box, Kedai Kopi di Telepon Umum