Taipan Media Sosial Ini Kini Menjadi Orang Terkaya di China

Senin, 5 Maret 2018 11:21
Taipan Media Sosial Ini Kini Menjadi Orang Terkaya di China

Sooperboy.com - Chief Executive Officer atau CEO Tencent, Ma Huateng, kini adalah orang terkaya di China. Ia menempati peringkat tertinggi di Global Rich List yang diterbitkan pada hari Rabu lalu oleh perusahaan riset kekayaan Hurun yang berbasis di Shanghai.

Hurun terkenal karena penelitiannya tentang orang China super kaya.

Menurut CNN, 5 Maret 2018, estimasi kekayaan Ma Huateng telah meningkat dua kali lipat menjadi U$ 47 miliar atau Rp 646 triliun selama tahun lalu.

Kekayaannya berasal dari sahamnya sebesar 9% di Tencent (TCEHY), jaringan sosial dan internet China yang didirikannya pada tahun 1998.

Saham di perusahaan tersebut, yang merupakan perusahaan pendiri aplikasi WeChat yang sangat populer, telah melonjak lebih dari 100% pada tahun lalu.

Dengan valuasi U$ 540 miliar atau Rp 7.427 triliun, nilai pasar Tencent sekarang lebih besar dari pada Facebook (FB), perusahaan AS yang sering kali dibandingkan.

Tapi kekayaan Ma masih jauh di belakang CEO Facebook, Mark Zuckerberg, yang kekayaannya ditaksir mencapai pada U$ 79 miliar atau Rp 1.086 triliun.

Zuckerberg adalah orang terkaya keempat di dunia setelah Jeff Bezos, Bill Gates dan Warren Buffett.

Ma --yang terkenal sangat pemalu dan jarang memberikan wawancaranya-- semula berada di daftar nomer 15. Di bidang teknologi, pengusaha China ini dijuluki "Pony" karena nama keluarganya, yang berarti "kuda" dalam bahasa Inggris.

Dia semula bekerja di bisnis pager setelah lulus dari Universitas Shenzhen di China selatan pada tahun 1993 dengan gelar ilmu komputer.

Ma telah menurunkan tahta taipan real estat Hui Ka Yan sebagai orang terkaya di China. Hurun memperkirakan bahwa Hui, yang hanya menempati posisi teratas pada bulan Oktober 2017, memiliki kekayaan U$ 41 miliar dolar atau Rp 563 triliun.

Saham pengembang properti Evergrande --di mana Hui adalah CEO dan pemegang saham terbesar-- telah meroket lebih dari 300% selama 12 bulan terakhir.

Dan jajaran miliarder China membengkak dengan kecepatan yang luar biasa. Menurut Hurun, negara ini mencetak lebih dari 200 miliarder selama setahun terakhir.

Menurut Hurun, China sekarang menjadi rumah bagi lebih dari 800 miliarder --atau hampir 50% lebih banyak dari AS.

Rupert Hoogewerf, Direktur dan Ketua Peneliti Laporan Hurun, mengatakan bahwa industri teknologi berkontribusi secara signifikan terhadap ledakan kekayaan China.

"Anda memiliki banyak anak muda yang memulai bisnis dengan sangat dinamis, dan dari situlah energinya berasal," katanya.

Pendiri Alibaba (BABA), Jack Ma, adalah orang terkaya keempat di negara itu. Kekayaan taipan e-commerce ini telah meningkat 10% dari tahun lalu menjadi U$ 32 miliar atau Rp 440 triliun.

Miliuner real estat Wang Jianlin, yang merupakan orang terkaya di China dua tahun lalu, jatuh ke posisi kedelapan. Kekayaan CEO Dalian Wanda Group telah merosot 10% menjadi U$ 27 miliar atau Rp 371 triliun karena Wang harus melepaskan penjualan secara global.

Data yang disusun Hurun mencakup tahun sampai 31 Januari 2018.

Sekali lagi, seperti juga orang terkaya dunia Jeef Bezos, kekayaan orang terkaya di China juga didongkrak oleh teknologi informasi. (eha)

Baca juga;

Jeff Bezos Cetak Sejarah Sebagai Orang Terkaya Dunia dengan Kekayaan Rp 1.411 Triliun

Bagaimana Pendiri Amazon, Jeff Bezos, Jadi Orang Terkaya di Dunia

Pendiri Amazon Jeff Bezos Depak Bill Gates sebagai Pria Terkaya

25 Seleb Pria Kaya dengan Istri yang Lebih Kaya Lagi

Pemilik Zara Kalahkan Bill Gates sebagai Orang Terkaya Dunia