Delta Airlines Mendarat Darurat Gara-gara Tablet Samsung Terbakar

Rabu, 28 September 2016 15:14
Delta Airlines Mendarat Darurat Gara-gara Tablet Samsung Terbakar

Sooperboy.com - Sebuah pesawat Delta Airlines terpaksa mendarat darurat di bandara Manchester, Inggris, setelah sebuah tablet Samsung  yang berada di bawah kursi penumpang macet dan kepanasan serta mulai mengeluarkan asap di kabin.

Menurut Daily Mail, Rabu 28 September 2016, penerbangan dari Detroit, Amerika Serikat, menuju Amsterdam, Belanda, itu terpaksa dialihkan ke Bandara Manchester menyusul laporan adanya "asap dari dalam kabin."

Tablet Samsung itu berada di kursi kelas premium di bagian kiri di bawah penutup kursi, ketika alat itu mengeluarkan asap --dan penumpang melaporkan adanya bau yang aneh.

Staf pemeliharaan di Bandara Manchester segera menemukan tablet Samsung itu sebagai penyebab asap yang keluar dari kabin. Diduga, tablet itu bukan milik awak kabin dan penumpang yang ada,  kemungkinan besar barang itu tertinggal oleh penumpang sebelumnya.

Kursi penumpang yang terbakar itu segera diganti ketika pesawat jenis 767-400 itu diperbaiki, sebelum penerbangan dilanjutkan ke Belanda setelah 3,5 jam mengalami keterlambatan.

Penumpang pada penerbangan itu kemudian diminta oleh staf Delta Air untuk mematikan semua perangkat Samsung mereka. Federal Aviation Administration kini tengah menyelidiki kasus ini.

Pihak Delta telah mengkonfirmasi alat itu bermerek Samsung --tetapi bukan model Galaxy Note 7, yang sudah ditarik ulang karena baterainya cepat panas dan bisa meledak.

Juru bicara Delta mengatakan, "Pesawat mendarat dengan aman dan tim pemeiliharaan Delta secara cepat menemukan sumber masalahnya dan pesawat dinyatakan sudah aman dan bisa melanjutkan perjalanan."

"Pesawat tiba di Amsterdam jam 2.55 sore. Alat itu kemungkinan jatuh di bawah kursi dan kemudian macet, yang menyebabkan alat itu menjadi malfungsi," tambahnya.

Juru bicara Samsung ke Daily Mail mengatakan, "Kemungkinan besar ada faktor eksternal yang berpengaruh dalam insiden ini. Ini tidak ada kaitannya dengan Galaxy Note 7. Kami masih menanti penyelidikan Delta tentang penyebabnya."

Insiden ini terjadi setelah sebuah smartphone Samsung Galaxy Note 2 dilaporkan mengeluarkan asap saat penerbangan dari Singapura ke India Jumat lalu.

Menurut petugas penerbangan Indigo, telepon pintar Galaxy Note 2 itu ditemukan di tas seorang penumpang dan kepanasan ketika penumpang lain melaporkan adanya bau asap pada penerbangan itu.

Maskapai Etihad Airways telah melarang penggunaan semua smartphone di pesawat sejak awal bulan ini menyusul adanya laporan ledakan baterai.

Pada 2 September lalu, Samsung mengumumkan penarikan ulang sedkitnya 2,5 juta Galaxy Note 7 akibat probelm baterai yang mudah panas dan bisa meledak. (eha)